Development

Golang | Variable #3.1

Pinterest LinkedIn Tumblr

Halo teman-teman, kali ini ada pembahasan tentang Golang lagi nih, dan sekarang part #3 ya. Yuk belajar dulu.

Karena pada materi sebelumnya sudah belajar tentang instalasi dan juga membuat program pertama, jadi kali ini kita akan sedikit membahas tentang variable.

Pada wikipedia, kita akan disuguhkan pengertian dari variable adalah lokasi penyimpanan dan terkait nama simbolis yang berisi beberapa kuantitas yang diketahui atau tidak diketahui atau informasi, nilai.

Pada Golang sendiri, variable di bagi menjadi 2 yaitu yang dituliskan dengan tipe datanya dan juga tidak.

Golang juga ada aturan yang cukup serius yaitu kita harus menuliskan juga tipe data-nya pada saat melakukan deklarasi, atau biasa disebut dengan “Manifest Typing”.

  1. Kita coba membuat variable yang tipe datanya harus ditulis.

Catatan :
1. var : var digunakan untuk menyatakan deklarasi variable, dan disitu ada namadepan dan juga namabelakang.
2. namadepan : pada namadepan, variable diisi langsung pada saat deklarasi
3. namabelakang : pada namabelakang, nilainya yang diisi oleh deklarasi dan ini berbeda dari namadepan.

#Skema dalam penggunakaan var adalah :

var (nama variable) (tipe data)
var (nama variable) (tipe data) = (nilai/value)

Contohnya :

var namadepan string
var namabelakang string = "Ikhsan"

Pada nilai variable bisa langsung diisi pada saat deklarasi.

#Bisa kita lihat pada kode fmt.Printf, dimana fungsi dari fmt.Printf adalah untuk menampilkan output dalam bentuk yang berbeda dengan fmt.println yaitu struktur outputya di definisikan di awal.

2. Kita coba variable tanpa tipe data

Golang mengadopsi method yang bernama type inference, yaitu method untuk deklarasi variabel yang tipe data-nya ditentukan oleh tipe data nilainya, cara kontradiktif jika dibandingkan dengan cara pertama dan var tidak perlu ditulis.

Var dan tipe data dapat dihilangkan apabila menggunakan (” =: “). Tipe data akan menyesuaikan dengan value yang kita tuliskan, apabila kita menuliskan value berupa string atau int maka tipe datanya secara otomatis akan membaca itu string atau int.

Var dapat tetap dituliskan pada saat deklarasi walaupun tidak menuliskan tipe data, akan tetapi harus mengganti (” =: “) dengan (” = ‘).

Dan perlu diingat bahwa, bila kita menggunakan (” =: “), itu hanya bisa digunakan sekali pada awal deklarasi dan kemudian selanjutnya menggunakan (” = “).

Author

Write A Comment